DepanProfilProdukLayananPublikasiSIM-TehBeritaPeneliti
Home arrow Berita arrow TEA FESTIVAL 2007
TEA FESTIVAL 2007

Acara puncak hari Tea Festival 2007 yang ke V telah dilaksanakan pada 1 sampai 2 September 2007 bertempat di area Bandung Super Mall yang dihadiri oleh Bpk Gubernur Jawa Barat sekaligus membuka acara tersebut, dihadiri pula oleh Sekdit P2HP, Drektur Tanaman Tahunan, Ketua DPR Jawa Barat, Ketua Kadinda ( Kantor Dagang dan Industri Jawa Barat, Ketua Dewan Teh Industri, Direktur PTP Nusantara VIII, Ketua GPP Jawa Barat, Ketua PPTK Gambung, beberapa perwakilan dari SKPD se Jawa Barat juga Kepala Dinas dari Kabupaten/Kota yang membidangi Komoditi Perkebunan, serta hadir pula utusan dari negara  India,Brunei, Malaysia dan Vietnam. 

 

Dalam sambutannya Bpk Gubernur menyatakan bahwa event tahunan Festival Teh diharapkan mampu memberikan dorongan bagi seluruh stake holders perkebunan dan pelaku industri Jawa Barat, untuk lebih mengoptimalkan kualitas serta kuantitas produknya dalam rangka memperkokoh Citra Jawa Barat produk teh terbesar di tanah air  serta dalam rangka mendukung peningkatan kesejahteraan petani teh dan masyarakat pada umumnya disamping itu juga dapat/mampu mengangkat citra serta promosi Teh guna meningkatkan Konsumsi teh masyarakat Indonesia yang relatif masih rendah yakni rata-rata baru 310 gr per kapita pertahun sedangkan Jepang sudah mencapai 1.140 gr dan Inggris 2.260 gr per kapita pertahun.

 

Jawa Barat memiliki potensi agribisnis Teh terbesar di tanah air, yaitu 70% dari produksi teh nasional berasal dari Jawa Barat dengan cakupan luas areal mencapai 102.305 hektar dan pencapaian produksi 130.000 ton. Khususnya untuk teh hitam dan teh hijau pada Tahun 2006 produksinya mencapai 98,5 rb ton, dengan asumsi rata-rata harga teh hitam dan teh hijau sekitar Rp 12.000,- akan diperoleh pendapatan kurang lebih    Rp 1,3,-  triliun per tahun, realistisnya ini tentunya mempengaruhi pertumbuhan perekonomian Jawa Barat khususnya disektor agri bisnis.

 

Tema Tea Festival Th 2007 ini yaitu.” TEH UNTUK KESEHATAN ”, berdasarkan hasil penemuan ilmu kesehatan terkini, telah dibuktikan bahwa teh memiliki kandungan polyfenol yang memiliki kasiat medis, serta mangandung vitamin, mineral dan enzime yang sangat bermanpaat bagi kesehatan. Melalui event ini pula diharapkan masyarakat mampu  meningkatkan apresiasinya terhadap minuman teh, sehingga minum teh sudah menjadi minuman inferior, akan tetapi minuman yang berkualitas, memiliki daya saing serta berbagai keutamaan yaitu : Menyegarkan sekaligus menyehatkan, apabila masyarakat telah memahami  hal ini, insya Allah konsumsi teh akan meningkat serta bermuara pada peningkatan produksi dan produktivitas agribisnis Teh Jawa Barat. 

 

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Ir. H. Herdiwan MM. selaku ketua/penyelenggara  Tea Festival  dalam laporannya menyatakan bahwa :       

                       

Ø       Sampai saat ini apresiasi konsumen Indonesia terhadap teh sebagai minuman masih rendah karena informasi atau kandungannya sangat terbatas, Sehingga konsumsi perkapita sekitar 250-400 gr pertahun. Padahal di negara tetangga kita sudah lebih 400gr, Sedang di Eropa dan Timur Tengah mencapai 2000gram teh. Dikalangan masyarakat kita masih sering di dengar bahwa minuman teh adalah minuman alakadarnya,”Punten mung gaduh teh wungkul,”Katanya berati teh memang dianggap minuman teu pira sehingga minta dihampura kalau disuguhkan. Bahwa ada yang anggapan tidak masuk akal minuman teh dalam kemasan bisa di jual  Rp 5000,-karena selama ini dibenak kita khusus Jawa Barat minum teh direstoran gratis.

 

Ø      Teh Indonesia semakin mendapat saingan dari negara yang mengenal teh belum lama, dikarenakan mesin-mesin pengolah dikita sudah tua, tanamamnya juga sudah banyak yang harus diremajakan. Demikian juga perkebunan teh rakyat belum mampu mengangkat secara baik untuk kesejahteraan mereka. Ditambah pihak perbankan masih tampak alergi membenahi permodalan.

 

Ø      Padahal Jawa Barat sampai saat ini merupakan penghasil terbesar, dimana 70% produk teh di Indonesia adalah dari Jawa Barat, dan masyarakat yang melakukannya sekitar 2 Juta Jiwa berarti paling tidak usaha teh ini bisa mereka urbanisasi pengentas kemiskinan yang jadi musuh kita bersama. Pasar teh Export sungguh terbuka, juga pasar domestik dengan 240 juta penduduk Indonesia adalah pasar terbaik. Melalui kegiatan Festival teh Bandung yang kami kemas dengan berbagai acara yang bisa menarik minat masyarakat, yaitu, Gerak jalan santai masal, Pameran produk teh, Pagelaran kesenian tari rakyat 6 negara, Dialog dengan pakar kesehatan tentang manfaat teh, Forum bisnis dan Senam bersama artis Indonesia, diharapkan menjadi ajang peningkatan apresiasi masyarakat dan mengangkat cirta teh sebagai sebagai minuman bergengsi dan penting, juga diharap terjadi transaksi bisnis serta hadirnya investasi bidang teh.

 

Ø      Peserta yang mengikuti Fetival teh ini adalah hampir seluruh pelaku usaha teh,perkebunan suwasta dan PTP.NusantaraVIII, Asosiasi petani teh,pusat penelitian pelaku teh kebun rakyat dan  Kadinda. Kami berharap agar teh memiliki citra itu, mendapat sambutan baik dari tokoh perhotelan, wisata dan kuliner,dari kadin pun akan membantu  dalam hal  membuka konter Teh di hotel berbintang 4 dan restoran besar di Jawa Barat untuk di isi oleh pengusahaan teh secara cuma-cuma untuk kepentingan dagang dan promosi untuk itu nanti akan dilakukan penanda tanganan MOU antar, Dewan Teh dengan Kadinda juga prof Dr Dokter Dede Kusmana,akan mendeklarasikan Teh Lovers, Jangan Tea Lovers katanya, Tapi Teh Lover karena komoditas Teh memang dari Indonesia. Dimana teh bisa menyembuhkan Penyumbatan Pembulu Darah, Jantung, Ginjal, Kanker Prostat, menekan Koresterol, Setroke dan Pelangsing Tubuh.

 

Ø      Semoga Jawa Barat tampil sebagai wahana iklan teh nasional dan kita akan selalu mau minum teh sebagai minuman bangsa-bangsa di dunia karena teh bukan minuman biasa, sebab :

1.    Bila kita kecapaian, minum teh akan menyegarkan

2.     Bila hati ribet dan suntuk, teh akan memberi semangat.

3.  Bila kita kesepian, mimum teh karena akan memberi kehangatan

4.     Bila anda takut diserang penyakit, setiap hari minum teh karena akan menyehatkan tubuh kita.

 

sumber : http://www.disbun.jabar.go.id/index.php?mod=detilBerita&idMenuKiri=334&idBerita=36

 

 
Jumat, 10 September 2010

Newsflash

Manfaat teh lainnya khususnya teh hitam yang sangat penting untuk mengendalikan diabetes belum banyak diketahui. Salah satu hasil penelitian yang meyakinkan adalah hasil penelitian Wang dongfeng (1996) tentang manfaat teh dalam mengobati diabetes. Selengkapnya
 

Pencinta Teh Indonesia atau Indonesia Tea Lovers dideklarasikan di Bandung. Sekretaris Eksekutif Asosiasi Teh Indonesia Atik Dharmadi di Bandung, Rabu (12/9), mengatakan, deklarasi dilakukan awal September 2007. Tujuan Indonesia Tea Lovers antara lain sebagai salah satu pusat distribusi informasi tentang teh dan kesehatan, serta memberi contoh memanfaatkan minuman itu demi kesehatan dan kebahagiaan masyarakat.

 

Login Form






Kata Sandi hilang?

Statistics

Pengunjung: 206530
Saat ini ada 1 tamu online